Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Wali Kota Pimpin Sasapu Bandung Ke-4, Kawasan Kebon Jati hingga Paskal Jadi Tempat Pembersihan

Senin, 11 Mei 2026 | 10:03 WIB Last Updated 2026-05-11T03:03:12Z

Caption : Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan langsung mengikuti kegiatan program Sasapu Bandung,pembersihan lingkungan di sejumlah titik Kota Bandung, Minggu, 10 Mei 2026. 

BANDUNG.
KATRIMA.COM,-- Memasuki pekan keempat pelaksanaan program Sasapu Bandung, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan kembali turun langsung mengikuti kegiatan pembersihan lingkungan di sejumlah titik Kota Bandung, Minggu, 10 Mei 2026.   


Pada pelaksanaan Sasapu Bandung ke-4, Farhan memimpin langsung kegiatan di kawasan Kebon Jati, Stasiun Hall, hingga Pasirkaliki atau kawasan Paskal yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik dengan aktivitas masyarakat dan lalu lintas yang tinggi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam memastikan program Sasapu tidak berhenti sebagai gerakan simbolis, namun tetap berjalan secara konsisten dan berkelanjutan di lapangan.

Sejak pukul 04.00 WIB, aparat kewilayahan, petugas kebersihan, serta sejumlah unsur pendukung terlihat bergerak membersihkan area jalan, saluran drainase, trotoar, hingga titik-titik yang kerap menjadi lokasi penggemburan sampah.

Farhan tampak meninjau langsung kondisi kawasan yang dibersihkan sambil berdialog dengan aparat kewilayahan dan petugas di lapangan terkait berbagai persoalan kebersihan yang masih ditemukan.

Program Sasapu sebelumnya telah dikumpulkan dari 46 titik menjadi 181 titik di seluruh wilayah Kota Bandung. 

Memasuki pekan keempat, pelaksanaan program mulai terfokus tidak hanya pada pembersihan rutin, tetapi juga memetakan masalah lingkungan yang memerlukan penanganan lanjutan.

Selain membersihkan sampah dan sedimentasi saluran udara, kegiatan Sasapu juga diarahkan untuk memastikan kondisi drainase tetap optimal, terutama menjelang meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Farhan kembali mengingatkan akan kehadiran langsung aparat kewilayahan di lapangan. 

Menurutnya, persoalan kebersihan kota tidak dapat diselesaikan hanya melalui laporan administrasi, melainkan memerlukan pengawasan dan tindakan nyata secara langsung.

Selain menjadi contoh untuk masyarkat, program Sasapu juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap respon dan kedisiplinan aparat kewilayahan dalam menjaga lingkungan di masing-masing wilayah. 

Pelaksanaan Sasapu Bandung ke-4 juga dilakukan serentak di berbagai titik lain di Kota Bandung sebagai bagian dari gerakan kebersihan terpadu yang terus digencarkan Pemerintah Kota Bandung.(red/cil)
×
Berita Terbaru Update