BANDUNG,KATRIMA.COM, -- Dinamaika jelang pemilihan untuk menetapkan siapa yang akan menakhodai DPD Golkar Jawa Barat akhirnya terjawab. Daniel Mutaqien Syafiuddin (DMS) resmi terpilih sebagai Ketua DPD Golkar Jabar secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-11 yang digelar di Hotel Trans Luxury, Kota Bandung, Kamis sore (2/4/2026).
Keputusan ini diambil setelah Daniel mendapatkan dukungan penuh dari seluruh peserta Musda, yang terdiri dari pengurus pusat hingga DPD kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Pelaksanaan Musda kali ini berlangsung dengan dinamika yang cukup tinggi. Forum dibuka oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, yang mewakili Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Dalam arahannya, Idrus menekankan pentingnya konsolidasi kader untuk mendukung program strategis pemerintah pusat, mulai dari ketahanan pangan hingga penguatan UMKM.
Pergantian kepemimpinan ini terjadi setelah ketua sebelumnya, Ace Hasan Syadzily, memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali. Ace memilih fokus menjalankan mandat barunya sebagai Gubernur Lemhannas.
Dengan mandat baru ini, Daniel Mutaqien diharapkan mampu memperkuat mesin partai di provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia tersebut. Dukungan aklamasi ini dinilai sebagai sinyal kuat soliditas internal Golkar Jabar dalam menghadapi berbagai kontestasi politik ke depan.
Daniel Muttaqin menyampaikan apresiasi kepada seluruh ketua DPD, organisasi pendiri, organisasi yang didirikan, serta organisasi sayap yang telah memberikan dukungan kepadanya.
Saat mendaftarkan diri keputusan maju sebagai calon Ketua DPD Golkar Jabar, tidak lepas dari pengalaman dan keterlibatannya selama satu periode terakhir di kepengurusan partai tingkat provinsi. Ia sebelumnya menjabat sebagai ketua harian, mendampingi Tubagus Ace Hasan Syadzily.
Ia menegaskan, apabila dipercaya memimpin Partai Golkar Jawa Barat, dirinya akan melanjutkan hal-hal baik yang telah dijalankan oleh Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat saat Ace Hasan Syadzily.(red/cil)
